Cara Mengatasi Tumit Pecah-Pecah Secara Tradisional

Default

Written by:

Bagi beberapa orang, cara menghilangkan kaki pecah-pecah karena kulit luar tumit yang terlihat bergaris-garis cukup penting. Kulit kaki yang pecah-pecah ini disebabkan oleh tidak adanya kelenjar minyak yang membuat kulit lembab. Seiring waktu, ketebalan kulit kaki akan semakin bertambah jika Anda sering melakukan kegiatan tanpa menggunakan alas kaki berupa sandal, sepatu, dengan bantalan yang empuk. Beraktifitas di luar ruangan pada siang hari dengan tidak menggunakan kaos kaki dapat menyebabkan dehidrasi kulit pada tumit sehingga mempercepat perusakan kulit luar. Faktor usia juga dapat mempengaruhi kadar kelembaban kulit pada tumit sehingga mengakibatkan kulit pecah-pecah. Oleh sebab itu jika ingin tahu lebih lanjut, berikut ini beberapa cara mengatasi tumit pecah-pecah secara tradisional.

Gunakan Tepung Beras

Siapa sangka tepung beras ini mengandung mineral dan bertekstur kasar yang bisa membantu mengatasi tumit pecah pecah secara tradisional. Dengan memberikan mencampurkan 2 atau 3 sendok makan tepung beras, madu, cuka apel dan diaduk sehingga membentuk pasta yang kental mampu mengurangi bahkan menghilangkan kulit yang pecah pecah pada tumit. Untuk kondisi tumit pecah pecah parah, maka dibutuhkan perendaman kaki ke air hangat selama kurang lebih 15 menit terlebih dahulu sebelum pengolesan pasta dilakukan. Hal ini untuk membantu percepatan penyerapan nutrisi pasta oleh kulit.

Cara mengatasi tumit pecah-pecah secara tradisional Ramuan Scrub Kaki

Kulit pecah-pecah terkadang dapat menyebabkan luka sobekan dangkal. Jika tidak dilakukan pengobatan, kondisi terparah pada kulit tumit yang pecah-pecah akan keluar sedikit darah saat Anda melakukan perkejaan berat seperti mengangkat beban yang berat di luar ruangan pada siang hari. Air lemon dipercaya dapat menghilangkan kulit pecah-pecah pada tumit sekaligus melembabkan kulit tersebut agar tidak terjadi pecah-pecah kembali. Air lemon yang dicampur dengan body lotion membentuk pasta dapat dioleskan ke bagian tumit yang pecah-pecah. Tumit yang pecah-pecah sebaiknya direndam dulu dengan air hangat sebelum di beri pasti lemon. Penggunaan saat malam hari atau waktu tidur sangat disarankan agar kinerja pasta lemon tersebut maksimal. Dalam waktu seminggu, pemakaian pasta lemon setiap hari sebelum tidur akan memberikan hasil maksimal.

Baca Juga :  Mengobati Perut Kembung Bayi, Gak Perlu Bingung

Buah Alpukat

Alpukat mengandung banyak minyak, vitamin, dan lemak nabati untuk memberikan kelembaban pada kulit. Tumit yang sangat mudah pecah-pecah ini memang terkadang disepelekan dan dibiarkan mongering sampai pecah. Untuk menjadi pasta yang bisa melekat pada kulit cukup lama, dibutuhkan pisang dan kemudian ditumbuk hingga halus. Dengan menambahkan minyak kelapa, pasta alpukat dan pisang ini akan lebih lama waktu keringnya. Dengan begitu, nutrisi, vitamin dan mineral bai.k untuk kulit dapat diserap lebih banyak dan lebih lama. Penyembuhan tumit pecah pecah pun bisa selesai dalam waktu yang lebih cepat daripada penggunaan minyak kelapa semata.

Pada setiap ramuan untuk cara mengatasi tumit pecah-pecah secara tradisional, penggunaan minyak zaitun terkenal cukup ampuh dalam mengembalikan kelembaban kulit tumit. Kulit luar tumit merupakan salah satu kulit luar paling tebal dan mudah pecah jika tidak ada kelembaban sedikit pun pada kulit tumit. Penggunaan ramuan-ramuan pelembab kulit lebih baik menggunakan minyak zaitun sebagai salah satu campuran dari ramuan tersebut. Kandungan vitamin dan mineral minyak zaitun lebih baik dibandingkan dengan kandungan vitamin dan mineral pada minyak-minyak lainnya, apalagi minyak yang diproses dari campuran zat kimia.

Comments are closed.