Mpasi Bisa Anda Berikan Setelah ASI Eksklusif pada Buah Hati Anda

Default

Written by:

Bagi anda perempuan yang saat ini sedang mengandng atau menyusui, tentu anda ingin memberikan ASI (air susu ibu) yang berkualitas untuk buah hati anda. Pemberian ASI yang baik adalah ASI eksklusif yaitu diberikan selama 6 bulan pertama setelah buah hati lahir. Setelah itu anda baru bisa memberikan mpasi kepada buah hati anda. Nutrisi yang dikandung dalam ASI akan jauh lebih legkap dibandingkan dengan susu formula. Namun terkadang terdapat sedikit kendala dalam usaha memberikan ASI kepada si buah hati. Misalnya saja jumlah ASI yang terlampau sedikit. Ketika ASI yang akan anda berikat kurng memadai untuk buah hati anda, anda tentu cemas mengenai nutrisi yang akan diterima buah hati anda. Namun anda tidak perlu khawatir, karena ada beberapa cara untuk membuat produksi ASI anda lebih banyak dan dapat memenuhi kebutuhan nutrisi buah hati anda. Salah satu jenis makanan yang paling populer di indonesia untuk meningkatkan jumlah ASI dari si ibu adalah daun katuk. Berikut alasan mengapa daun ini begitu populer di indonesia untuk digunakan sebagai booster ASI.

Alasan mengapa daun katuk bisa meningkatkan jumlah mpASI

daun katuk memang merupakan tanaman laktogogue atau booster ASI herbal. Selain menambah produktivitas ASI, daun katuk bisa menambah kandungan vitamin A pada ASI anda. Ternayata terdapat alasan ilmiah mengapa daun ini dapat meningkatkan produksi anda mom. Ternyata berdasarkan penelitian dari bdan penelitian dan pengembangan kementerian kesehatan RI tahun 2004 menunjukkan bahwa ibu yang mngkonsumsi daun katuk memproduksi ASI 50,7% ASI lebih banyak ketimbang ibu menyusui yang tidak mengkonsumsi daun ini. fungsi daun katuk yang memperlancar ASI adaah berkaitan dengan kandungan galactogogue yang ada didalam daun ini. galactogogue adalah senyawa yang dapat memicu peningkatan produksi ASI.selain dikarenakan senyawa ini, daun ini dapat memperlancar ASI dikarenakan efek hormonal yang ditimbulkan. Daun katuk ternyata dapat meningkatkan ekspresi gen prolaktin dan okotostin pada hewan. Perlu dijelaskan bahwa dua hormon tersebut adalah hormon yang mempengaruhi produksi ASI. Anda bisa mengkonsumsi daun katuk dengan memasaknya menjadi sayur. Anda juga bisa mengolahnya atau lebih tepatnya memasak daun ini sesuai kebutuhan anda. Selain mengkonsumsi jenis makanan di atas, sang ibu menyusui juga ahrus lebih sering menyusui buh hatinya atau rajin memompa ASI ketika jauh dari si buah hati. Hal ini juga dikarenakan produksi ASI dipengaruhi oleh hormon prolaktin yang dihASIlkan dari stimulASIpada puting. Jadi akan menjadi sia-sia belaka apabila anda sebagai ibu menyusui mengkonsumsi daun ini tapi tidak sering memberikan ASI kepada buah hati anda, karena produksi ASI akan tidak bertambah.

Baca Juga :  Asam Folat, Nutrisi Ibu Hamil Yang Sangat Penting

Bagaimana jika tidak suka aroma daun katuk ?

Permasalahan yang sering timbul adalah, si ibu menyusui tidak menyukai aroma atau masakan olahan dari daun katuk. Nah ini sebuah masalah. Namun anda tidak perlu khawatir berlebihan. Sekarang sudah terdapat banyak cara untuk tetap mengkonsumsi ekstrak daun katuk agar produksi ASI anda meningkat. Salah satunya adalah mengkonsumsi suplemen makanan yang mengandung ekstrak daun katuk. Cara selanjtnya adalah mengkonsumsi susu untuk ibu menyusui yang mengandung ekstrak daun katuk. Dengan seperti ini, aroma dari daun katuk tidak akan mengganggu anda meningkatkan produktivitas dari ASI anda. Karena anda sudah bisa mengkonsumsi ekstrak daun katuk dalam berbagai jenis makanan diantaranya dalam bentuk suplemen makanan (kapsul) dan susu. Oleh karena itu mom, berikan yang terbaik untuk buah hati anda dengan mengkonsumsi daun katuk, baik dalam bentuk daunnya ataupun ekstraknya. Sehingga anda bisa memberikan ASI eksklusif lalu mpASI yang baik untuk buah hati anda.

Comments are closed.